Kamis, 10 Maret 2011

Bencana Alam Dan Musibah Manusia Bukan Gejala Alamiah

Ada konsepsi kuno yang menyatakan bahwa rusaknya moralitas serta perilaku manusia yang jahat dapat menimbulkan amarah penguasa alam. Alam yang murka akan menyatakannya dengan menimbulkan gempa bumi. Bencana kekeringan dan banjir serta bencana-bencana alamiah lainnya. Semua gejala alam ini merupakan suatu peringatan penguasa alam semesta terhadap manusia.
Pada zaman dahulu jika dunia sudah tidak tenteram lagi maka kaisar langit akan mengeluarkan pengakuan dosa dengan melaksanakan pertanggungjawaban dan introspeksi diri terhadap rakyat biasa untuk menghormati takdir dengan keyakinan bahwa segala perbuatan baik dan jahat ada karmanya.
Sebagai contoh, pada saat Khang Si masih berkuasa terjadi gempa bumi pada suatu tahun di Beijing. Khang Si berkata pada pejabat istananya, “Aku tidak menghormati kearifan, roda pemerintahan tidak berjalan sebagaimana mestinya hingga gempa bumi memberi peringatan secara mendadak di tengah-tengah suasana yang tenang.
Hingga tibalah pada masa sekarang, dan dikarenakan munculnya bukti nyata dalam ilmu pengetahuan. Maka kearifan pada zaman kuno telah dilupakan banyak orang secara perlahan-lahan. Ada yang mempropagandakan dengan apa yang disebut bahwa manusia melebihi alam. Namun pada kenyataannya masalah manusianya sendiri saja sudah tidak beres malah masih mempropagandakan bahwa manusia melebihi alam. Jika mendatangkan bencana di masyarakat atas politik yang sewenang-wenang maka manusia akan melemparkan tanggung jawabnya pada Yang di Atas dengan mengatakan bahwa bencana alamiah sudah terjadi dalam 3 tahun.
Pada kenyataannya segala bencana alam yang terjadi semuanya berhubungan dengan perilaku manusia yang tidak sehat. Jika saja manusia menaruh perhatian pada moralitasnya, menyadari dan berlaku jujur serta bermasyarakat dengan polos dan sederhana. Maka tidak akan timbul begitu banyak bencana alam maupun musibah manusia. Malah sebaliknya akan timbul lebih banyak kelancaran dalam masyarakat yang amansentosa. Karena itu itu, apa yg disebut dengan hakikat hukum pada bencana alam merupakan dalih dari manusia yg menolak atas kesalahannya sendiri.

Bukan Terjadi Kebetulan

Perilaku manusia akan menimbulkan beberapa akibat. Penampilan beberapa akibat ini di setiap peristiwa yang terjadi pada ruang hampa kita seperti misalnya malapetaka, kecelakaan, wabah penyakit, dan perang dan lain-lain. Manusia adalah jiwa pada ruang dimensi kita yang bisa berkarakteristik dengan kuat. Dan manusia mempengaruhi segalanya, maka dari itu segala peristiwa yang terjadi pada ruang dimensi semuanya berhubungan erat dengan manusia itu sendiri, yang mana semuanya terjadi karena manusia.
Di antara perilaku dan akibat yang pasti memiliki hubungan yang sangat erat, dan mempunyai hubungan sebab akibat yang dalam. Di antara itu semua telah mencerminkan bahwa dunia mempunyai prinsip keadilan dan kejujuran serta bersifat teratur. Jika seseorang dalam seumur hidupnya selalu berbuat jahat dan sewenang-wenang lalu meninggal, apa yang akan terjadi? Kenapa manusia harus menekankan dan memperhatikan masalah moral? Dunia kita ini apakah masih bisa dipertahankan? Bagaimana manusia harus melakukan pilihan berbuat sesuatu keputusannya pada diri sendiri?
Terhadap timbulnya akibat baik maupun buruk dari segala perilaku sendiri, semua ini yang pada akhirnya akan dinikmati atau ditanggung oleh diri sendiri. Semua ini merupakan suatu hal yang adil dan juga cukup serius. Kita hidup di sebuah dunia yang tertib dan teratur yang sesuai dengan karakter alam semesta yang sejati, baik dan sabar. Jadi tidak ada peristiwa yang terjadi secara kebetulan, semua ada hubungan sebab-akibatnya berdasarkan perbuatan yang telah dilakukannya. Musibah yang dialami manusia dan segala hal yang berhubungan dengan manusia semuanya timbul karena perbuatan manusia itu sendiri. Di saat alam akan memberikan karma balasan pada manusia maka manusia akan beranggapan bahwa semua itu merupakan suatu gejala alam.

Contoh Karma Balasan

Kekejaman yang tak berperikemanusiaan dalam sejarah Kaisar Qinsh di Tiongkok cukup dikenal luas. Sebelum tarikh Masehi tahun 213, dia melancarkan pembakaran buku-buku Konghucu yang menyebabkan timbulnya awan dan debu yang menutupi tanah dewata di Tiongkok dan sinar api menjulang tinggi di angkasa. Berdasarkan catatan sejarah, musim panas waktu itu juga merupakan musim yang paling panas dalam sejarah di masa dinasti Qin.
Tragisnya Kaisar Qin berdalih tak beralasan dan merasa dirinya paling hebat, hingga pada akhirnya meninggal secara tiba-tiba. Jenazahnya menebarkan bau busuk ke mana-mana pada waktu dikirim kembali ke ibu kota kerajaan.
Pada tahun 1988 India mengadakan uji coba peledakan nuklir yang menyebabkan rusaknya lingkungan yang cukup parah. Dan setelah itu suhu negara tersebut mengalami kenaikan yang menyebabkan banyaknya orang yang meninggal karena kepanasan. Sedangkan di Beijing, China suhunya mengalami kenaikan hingga hampir 2 bulan lamanya setelah dimulainya penindasan terhadap pengikut Falun Gong pada Juli 1999. Dalam 3 tahun terakhir ini dengan disertainya peningkatan penindasan yang tiada henti, bencana alam dan musibah manusia terus meningkat di China seperti misalnya munculnya wabah penyakit (terakhir ini SARS), banjir, suhu yang tinggi, bencana belalang dan lain-lain yang terus terjadi secara silih berganti tiada henti. Kondisi bencana yang semakin parah terjadi dari tahun ke tahun. Badai pasir dan debu pada tahun lalu semakin menggulung lebih dari separuh negeri China.
China juga pernah mengalami bencana banjir yang paling parah dalam 4 tahun terakhir ini yang menyebabkan kerugian materi hingga mencapai US$ 2 miliar, dan lebih dari 1.000 orang meninggal. Nasib pejabat kepolisian yang alasannya melaksanakan perintah dengan menindas dan memukuli terhadap orang-orang yang tidak berdosa juga mulai mendapat buah karmanya. Seperti misalnya; banyak sekali perwira staf dan tentara yang mengeksekusi serta tukang pukul kepolosian yang dibawa secara rahasia ke tempat yang terpencil untuk dibunuh dan setelah itu mengatakan kepada pihak keluarganya bahwa mereka meninggal dalam menjalankan tugas sebagai alasan. Dan para pejabat kepolisian yang secara langsung telah menindas para pengikut Falun Gong juga banyak sekali yang mengalami musibah.
Contoh peristiwa dialami oleh polisi bermarga Zang dari Provinsi Liaw Ning, Kec. Thie Ling. Ia sering kali memfitnah Falun Gong dengan menindas dan memukuli para pengikut Falun Gon, namun tiba-tiba ia mengidap suatu penyakit fatal yang tidak bisa disembuhkan, dan mengalami penderitaan yang akhirnya meninggal. Di saat kematiannya, bagian tubuh mayat cukup baik, hanya bagian mulutnya yang mengalami kehancuran yang membuat orang merasa ngeri untuk memandangnya, ini merupakan karma balasan pada mulutnya yang memfitnah. Hal yang sama dialami Kapolda Han Kuang Qing dari kepolisian Provinsi Hei Lung Ciang, Kec. Pao Qing,yang mana dalam penindasannya terhadap para pengikut Falun Gong selama 2 tahun ini pernah mengalami kecelakaan mobil hingga patah tulangnya, akan tetapi tetap tidak menyadari guna memperbaiki kesalahannya, hingga akhirnya mendadak meninggal karena suatu penyakit sebelum perayaan imlek tahun lalu.
Dikarenakan welas asih maka “dewa” memberikan peringatan kepada manusia. Karena adil dan jujur maka tiada tempat bersembunyi bagi orang jahat untuk menghindar di tengah-tengah balasan yang akan diterimannya. Jadi sisakan sebuah jalan kehidupan untuk diri sendiri, jangan hanya dikarenakan sedikit keuntungan atau kesalahan dalam selintas pikiran, lalu menyebabkan penyesalan seumur hidup pada diri sendiri!

Sabtu, 12 Februari 2011

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


===============================================
Kisah ini saya dapat dari sahabatku yang bekerja di salah satu perusahaan asing, di Kaltim: Disini saya kutibkan kisah nyata seorang gadis yang menginjak remaja atau kerennya jaman sekarang (ABG) yang sebelumnya tidak karuan tingkah lakunya, namun setelah sadar akan kekeliruannya dan sudah mengerti "HIKMAH MEMAKAI JILBAB" ,Allah justru memanggilnya.


Kisah nyata ini dari kawan saya bekerja. Kisah nyata ini semoga berguna bagi yang membacanya, terutama kaum Hawa, juga bagi yang punya istri, yang punya anak perempuan, adik perempuan, saudara perempuan, kakak perempuan, yang masih punya Ibu, yang punya keponakan perempuan...


-------------------------------------------------------------------------------------

Sahabatku menceritakan:


Ini cerita tentang adikku Nur Annisa , gadis yang baru beranjak dewasa namun rada Bengal dan tomboy. Pada saat umur adikku menginjak 17 tahun, perkembangan dari tingkah lakunya rada mengkhawatirkan ibuku, banyak teman cowoknya yang datang kerumah dan itu tidak mengenakkan ibuku sebagai seorang guru ngaji.


Untuk mengantisipasi hal itu ibuku menyuruh adikku memakai jilbab, namun selalu ditolaknya hingga timbul pertengkaran pertengkaran kecil diantara mereka. Pernah satu kali adikku berkata dengan suara yang rada keras: "Mama coba lihat deh, tetangga sebelah anaknya pakai jilbab namun kelakuannya ngga beda beda ama kita kita, malah teman teman Ani yang disekolah pake jilbab dibawa om om, sering jalan jalan, masih mending Ani, walaupun begini-gini ani nggak pernah ma kaya gituan",

bila sudah seperti itu ibuku hanya mengelus dada, kadangkala di akhir malam kulihat ibuku menangis , lirih terdengar doanya: "Ya Allah, kenalkan Ani dengan hukum Engkau ya Allah ".


Pada satu hari didekat rumahku, ada tetangga baru yang baru pindah. Satu keluarga dimana mempunyai enam anak yang masih kecil kecil. Suaminya bernama Abu Khoiri (entah nama aslinya siapa) aku kenal dengannya waktu di masjid.


Setelah beberapa lama mereka pindah timbul desas desus mengenai istri dari Abu Khoiri yang tidak pernah keluar rumah, hingga dijuluki si buta, bisu dan tuli. Hal ini terdengar pula oleh Adikku, dan dia bertanya sama aku: "Kak, memang yang baru pindah itu istrinya buta, bisu dan tuli ? "..hus aku jawab “kalau kamu mau tau datangin aja langsung kerumahnya".


Eehhh tuuh, anak benar benar datang kerumah tetangga baru. Sekembalinya dari rumah tetanggaku , kulihat perubahan yang drastis pada wajahnya, wajahnya yang biasa cerah nggak pernah muram atau lesu mejadi pucat pasi….entah apa yang terjadi.?


Namun tidak kusangka selang dua hari kemudian dia meminta pada ibuku untuk dibuatkan Jilbab ..yang panjang lagi..rok panjang, lengan panjang…aku sendiri jadi bingung….aku tambah bingung campur syukur kepada Allah SWT karena kulihat perubahan yang ajaib.. yah kubilang ajaib karena dia berubah total..tidak banyak lagi anak cowok yang datang kerumah atau teman teman wanitanya untuk sekedar bicara yang nggak karuan...kulihat dia banyak merenung, banyak baca baca majalah islami yang biasanya dia suka beli majalah anak muda kaya gadis atau femina ganti jadi majalah majalah islam, dan kulihat ibadahnya pun melebihi aku …tak ketinggalan tahajudnya, baca Qur'annya, sholat sunat nya…dan yang lebih menakjubkan lagi....bila teman ku datang dia menundukkan pandangan…Segala puji bagi Engkau ya Allah SWT jerit hatiku..


Tidak berapa lama aku dapat panggilan kerja di kalimantan, kerja di satu perusahaan asing (PMA). Dua bulan aku bekerja disana aku dapat kabar bahwa adikku sakit keras hingga ibuku memanggil ku untuk pulang ke rumah (rumahku di Madiun).


Di pesawat tak henti hentinya aku berdoa kepada Allah SWT agar Adikku di beri kesembuhan, namun aku hanya berusaha, ketika aku tiba di rumah, didepan pintu sudah banyak orang, tak dapat kutahan aku lari masuk kedalam rumah, kulihat ibuku menangis, aku langsung menghampiri dan memeluk ibuku, sambil tersendat sendat ibuku bilang sama aku: "Dhi,adikkmu bisa ucapkan dua kalimat Syahadah diakhir hidupnya..".Tak dapat kutahan air mata ini...


Setelah selesai acara penguburan dan lainnya, iseng aku masuk kamar adikku dan kulihat Diary diatas mejanya..diary yang selalu dia tulis, Diary tempat dia menghabiskan waktunya sebelum tidur kala kulihat sewaktu almarhumah adikku masih hidup, kemudian kubuka selembar demi selembar...hingga tertuju pada satu halaman yang menguak misteri dan pertanyaan yang selalu timbul di hatiku..perubahan yang terjadi ketika adikku baru pulang dari rumah Abu Khoiri…disitu kulihat tanya jawab antara adikku dan istri dari tetanggaku, isinya seperti ini :


Tanya jawab ( kulihat dilembaran itu banyak bekas tetesan airmata ):


Annisa : Aku berguman (wajah wanita ini cerah dan bersinar layaknya bidadari), ibu, wajah ibu sangat muda dan cantik.


Istri tetanggaku : Alhamdulillah, sesungguhnya kecantikan itu datang dari lubuk hati.


Annisa : Tapi ibu kan udah punya anak enam, tapi masih kelihatan cantik.


Istri tetanggaku : Subhanallah, sesungguhnya keindahan itu milik Allah SWT dan bila Allah SWT berkehendak, siapakah yang bisa menolaknya.


Annisa : Ibu, selama ini aku selalu disuruh memakai jilbab oleh ibuku, namun aku selalu menolak karena aku pikir nggak masalah aku nggak pakai jilbab asal aku tidak macam macam dan kulihat banyak wanita memakai jilbab namun kelakuannya melebihi kami yang tidak memakai jilbab, hingga aku nggak pernah mau untuk pakai jilbab, menurut ibu bagaimana?


Istri tetanggaku : Duhai Annisa, sesungguhnya Allah SWT menjadikan seluruh tubuh wanita ini perhiasan dari ujung rambut hingga ujung kaki, segala sesuatu dari tubuh kita yang terlihat oleh bukan muhrim kita semuanya akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT diakhirat nanti, jilbab adalah hijab untuk wanita.


Annisa : Tapi yang kulihat banyak wanita yang memakai jilbab yang kelakuannya nggak enak, nggak karuan.


Istri Tetanggaku : Jilbab hanyalah kain, namun hakekat atau arti dari jilbab itu sendiri yang harus kita pahami.


Annisa : Apa itu hakekat jilbab ?


Istri Tetanggaku : Hakekat jilbab adalah hijab lahir batin. Hijab mata kamu dari memandang lelaki yang bukan mahram kamu. Hijab lidah kamu dari berghibah (ghosib) dan kesia-siaan, usahakan selalu berdzikir kepada Allah SWT. Hijab telinga kamu dari mendengar perkara yang mengundang mudharat baik untuk dirimu maupun masyarakat. Hijab hidungmu dari mencium cium segala yang berbau busuk. Hijab tangan-tangan kamu dari berbuat yang tidak senonoh. Hijab kaki kamu dari melangkah menuju maksiat.


Hijab pikiran kamu dari berpikir yang mengundang syetan untuk memperdayai nafsu kamu. Hijab hati kamu dari sesuatu selain Allah SWT, bila kamu sudah bisa maka jilbab yang kamu pakai akan menyinari hati kamu, itulah hakekat jilbab.


Annisa : Ibu, aku jadi jelas sekarang dari arti jilbab, mudah mudahan aku bisa pakai jilbab, namun bagaimana aku bisa melaksanakan semuanya.


Istri tetanggaku : Duhai Anisa bila kamu memakai jilbab itulah karunia dan rahmat yang datang dari Allah SWT yang Maha Pemberi Rahmat, yang Maha Penyayang, bila kamu mensyukuri rahmat itu kamu akan diberi kekuatan untuk melaksanakan amalan amalan jilbab hingga mencapai kesempurnaan yang diinginkan Allah SWT.


Duhai Anisa, ingatlah akan satu hari dimana seluruh manusia akan dibangkitkan dari kuburnya. Ketika ditiup terompet yang kedua kali, pada saat roh roh manusia seperti anai anai yang bertebaran dan dikumpulkan dalam satu padang yang tiada batas, yang tanahnya dari logam yang panas, tidak ada rumput maupun tumbuhan.


Ketika tujuh matahari didekatkan di atas kepala kita namun keadaan gelap gulita. Ketika seluruh Nabi ketakutan. Ketika ibu tidak memperdulikan anaknya, anak tidak memperdulikan ibunya, sanak saudara tidak kenal satu sama lain lagi, kadang satu sama lain bisa menjadi musuh, satu kebaikan lebih berharga dari segala sesuatu yang ada di alam ini.


Ketika manusia berbaris dengan barisan yang panjang dan masing masing hanya memperdulikan nasib dirinya, dan pada saat itu ada yang berkeringat karena rasa takut yang luar biasa hingga menenggelamkan dirinya, dan rupa rupa bentuk manusia bermacam macam tergantung dari amalannya, ada yang melihat ketika hidupnya namun buta ketika dibangkitkan, ada yang berbentuk seperti hewan, ada yang berbentuk seperti syetan, semuanya menangis, menangis karena hari itu Allah SWT murka, belum pernah Allah SWT murka sebelum dan sesudah hari itu, hingga ribuan tahun manusia didiamkan Allah SWT dipadang mahsyar yang panas membara hingga Timbangan Mizan digelar itulah hari Yaumul Hisab.


Duhai Annisa, bila kita tidak berusaha untuk beramal dihari ini, entah dengan apa nanti kita menjawab bila kita di sidang oleh Yang Maha Perkasa, Yang Maha Besar, Yang Maha Kuat, Yang Maha Agung, Allah SWT. Di Yaumul Hisab nanti! Di Hari Perhitungan nanti!!


Sampai disini aku baca diarynya karena kulihat, berhenti dan banyak tetesan airmata yang jatuh dari pelupuk matanya, Subhanallah, kubalik lembar berikutnya dan kulihat tulisan, kemudian kulihat tulisan kecil di bawahnya: buta, tuli dan bisu, wanita yang tidak pernah melihat lelaki selain muhrimnya, wanita yang tidak pernah mau mendengar perkara yang dapat mengundang murka Allah SWT, wanita yang tidak pernah berbicara ghibah, ghosib dan segala sesuatu yang mengundang dosa dan sia sia tak tahan airmata ini pun jatuh membasahi diary.


Itulah yang dapat saya baca dari diarynya, semoga Allah SWT menerima Adikku disisinya, Amin , Subhanallah.


Bapak-Bapak, Ibu-ibu, Saudara-Saudaraku, adik-adikku dan semua kaum muslimah yang dimuliakan oleh Allah SWT dimanapun engkau berada. Saya mengharap kisah nyata ini bisa menjadi iktibar, menjadi pelajaran bagi kita , bagi putri-putri kita semua. Semoga meresap dihati yang membacanya dan semoga Allah SWT senantiasa memberi petunjuk, memberi Rahmat, hidayah bagi yang membaca dan menghayatinya.


Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan iman kita untuk menjalankan (memenuhi) segala perintah-Nya dan menjauhi segala apa-apa yang dilarang-Nya, dan mendapat derajat takwa yang tinggi, selamat didunia sampai di akhirat nanti, mendapat pertolongan dan syafa'at di hari yaumul hisab dan mendapat surga yang tinggi, amien. Wallaahu a'lam bish shawab, billaahi taufik wal hidayah.


Barakallahufikum..semoga bermanfaat

Wassalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh.

-------------------------------------------------------


tulisannya mba Ifta Istiany



-------------------------------------------------------

notes ini untuk diriku, dirimu, dan wanita muslimah spesial yang terus ingin menjadi sosok yang baik dimata Allah SWT ^^

bagaimana teman"???

mau berusaha menjemput hidayahNYA

mau komitmen merindukan hidayahNYA

hikmah dari notes ini menjadi cambukan lagi untuk aku, untuk terus memperbaiki diri

dan aku ingin bersama kalian mencapai keridhoan Allah SWT :)


aku mencintaimu karena Allah ^^
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs465.ash2/73831_1499839256175_1239964523_31087220_1557417_n.jpg
kamu cantik dimata Allah :
Bismillaahirrahmaanirrahiim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


===============================================
Kisah ini saya dapat dari sahabatku yang bekerja di salah satu perusahaan asing, di Kaltim: Disini saya kutibkan kisah nyata seorang gadis yang menginjak remaja atau kerennya jaman sekarang (ABG) yang sebelumnya tidak karuan tingkah lakunya, namun setelah sadar akan kekeliruannya dan sudah mengerti "HIKMAH MEMAKAI JILBAB" ,Allah justru memanggilnya.


Kisah nyata ini dari kawan saya bekerja. Kisah nyata ini semoga berguna bagi yang membacanya, terutama kaum Hawa, juga bagi yang punya istri, yang punya anak perempuan, adik perempuan, saudara perempuan, kakak perempuan, yang masih punya Ibu, yang punya keponakan perempuan...


-------------------------------------------------------------------------------------

Sahabatku menceritakan:


Ini cerita tentang adikku Nur Annisa , gadis yang baru beranjak dewasa namun rada Bengal dan tomboy. Pada saat umur adikku menginjak 17 tahun, perkembangan dari tingkah lakunya rada mengkhawatirkan ibuku, banyak teman cowoknya yang datang kerumah dan itu tidak mengenakkan ibuku sebagai seorang guru ngaji.


Untuk mengantisipasi hal itu ibuku menyuruh adikku memakai jilbab, namun selalu ditolaknya hingga timbul pertengkaran pertengkaran kecil diantara mereka. Pernah satu kali adikku berkata dengan suara yang rada keras: "Mama coba lihat deh, tetangga sebelah anaknya pakai jilbab namun kelakuannya ngga beda beda ama kita kita, malah teman teman Ani yang disekolah pake jilbab dibawa om om, sering jalan jalan, masih mending Ani, walaupun begini-gini ani nggak pernah ma kaya gituan",

bila sudah seperti itu ibuku hanya mengelus dada, kadangkala di akhir malam kulihat ibuku menangis , lirih terdengar doanya: "Ya Allah, kenalkan Ani dengan hukum Engkau ya Allah ".


Pada satu hari didekat rumahku, ada tetangga baru yang baru pindah. Satu keluarga dimana mempunyai enam anak yang masih kecil kecil. Suaminya bernama Abu Khoiri (entah nama aslinya siapa) aku kenal dengannya waktu di masjid.


Setelah beberapa lama mereka pindah timbul desas desus mengenai istri dari Abu Khoiri yang tidak pernah keluar rumah, hingga dijuluki si buta, bisu dan tuli. Hal ini terdengar pula oleh Adikku, dan dia bertanya sama aku: "Kak, memang yang baru pindah itu istrinya buta, bisu dan tuli ? "..hus aku jawab “kalau kamu mau tau datangin aja langsung kerumahnya".


Eehhh tuuh, anak benar benar datang kerumah tetangga baru. Sekembalinya dari rumah tetanggaku , kulihat perubahan yang drastis pada wajahnya, wajahnya yang biasa cerah nggak pernah muram atau lesu mejadi pucat pasi….entah apa yang terjadi.?


Namun tidak kusangka selang dua hari kemudian dia meminta pada ibuku untuk dibuatkan Jilbab ..yang panjang lagi..rok panjang, lengan panjang…aku sendiri jadi bingung….aku tambah bingung campur syukur kepada Allah SWT karena kulihat perubahan yang ajaib.. yah kubilang ajaib karena dia berubah total..tidak banyak lagi anak cowok yang datang kerumah atau teman teman wanitanya untuk sekedar bicara yang nggak karuan...kulihat dia banyak merenung, banyak baca baca majalah islami yang biasanya dia suka beli majalah anak muda kaya gadis atau femina ganti jadi majalah majalah islam, dan kulihat ibadahnya pun melebihi aku …tak ketinggalan tahajudnya, baca Qur'annya, sholat sunat nya…dan yang lebih menakjubkan lagi....bila teman ku datang dia menundukkan pandangan…Segala puji bagi Engkau ya Allah SWT jerit hatiku..


Tidak berapa lama aku dapat panggilan kerja di kalimantan, kerja di satu perusahaan asing (PMA). Dua bulan aku bekerja disana aku dapat kabar bahwa adikku sakit keras hingga ibuku memanggil ku untuk pulang ke rumah (rumahku di Madiun).


Di pesawat tak henti hentinya aku berdoa kepada Allah SWT agar Adikku di beri kesembuhan, namun aku hanya berusaha, ketika aku tiba di rumah, didepan pintu sudah banyak orang, tak dapat kutahan aku lari masuk kedalam rumah, kulihat ibuku menangis, aku langsung menghampiri dan memeluk ibuku, sambil tersendat sendat ibuku bilang sama aku: "Dhi,adikkmu bisa ucapkan dua kalimat Syahadah diakhir hidupnya..".Tak dapat kutahan air mata ini...


Setelah selesai acara penguburan dan lainnya, iseng aku masuk kamar adikku dan kulihat Diary diatas mejanya..diary yang selalu dia tulis, Diary tempat dia menghabiskan waktunya sebelum tidur kala kulihat sewaktu almarhumah adikku masih hidup, kemudian kubuka selembar demi selembar...hingga tertuju pada satu halaman yang menguak misteri dan pertanyaan yang selalu timbul di hatiku..perubahan yang terjadi ketika adikku baru pulang dari rumah Abu Khoiri…disitu kulihat tanya jawab antara adikku dan istri dari tetanggaku, isinya seperti ini :


Tanya jawab ( kulihat dilembaran itu banyak bekas tetesan airmata ):


Annisa : Aku berguman (wajah wanita ini cerah dan bersinar layaknya bidadari), ibu, wajah ibu sangat muda dan cantik.


Istri tetanggaku : Alhamdulillah, sesungguhnya kecantikan itu datang dari lubuk hati.


Annisa : Tapi ibu kan udah punya anak enam, tapi masih kelihatan cantik.


Istri tetanggaku : Subhanallah, sesungguhnya keindahan itu milik Allah SWT dan bila Allah SWT berkehendak, siapakah yang bisa menolaknya.


Annisa : Ibu, selama ini aku selalu disuruh memakai jilbab oleh ibuku, namun aku selalu menolak karena aku pikir nggak masalah aku nggak pakai jilbab asal aku tidak macam macam dan kulihat banyak wanita memakai jilbab namun kelakuannya melebihi kami yang tidak memakai jilbab, hingga aku nggak pernah mau untuk pakai jilbab, menurut ibu bagaimana?


Istri tetanggaku : Duhai Annisa, sesungguhnya Allah SWT menjadikan seluruh tubuh wanita ini perhiasan dari ujung rambut hingga ujung kaki, segala sesuatu dari tubuh kita yang terlihat oleh bukan muhrim kita semuanya akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT diakhirat nanti, jilbab adalah hijab untuk wanita.


Annisa : Tapi yang kulihat banyak wanita yang memakai jilbab yang kelakuannya nggak enak, nggak karuan.


Istri Tetanggaku : Jilbab hanyalah kain, namun hakekat atau arti dari jilbab itu sendiri yang harus kita pahami.


Annisa : Apa itu hakekat jilbab ?


Istri Tetanggaku : Hakekat jilbab adalah hijab lahir batin. Hijab mata kamu dari memandang lelaki yang bukan mahram kamu. Hijab lidah kamu dari berghibah (ghosib) dan kesia-siaan, usahakan selalu berdzikir kepada Allah SWT. Hijab telinga kamu dari mendengar perkara yang mengundang mudharat baik untuk dirimu maupun masyarakat. Hijab hidungmu dari mencium cium segala yang berbau busuk. Hijab tangan-tangan kamu dari berbuat yang tidak senonoh. Hijab kaki kamu dari melangkah menuju maksiat.


Hijab pikiran kamu dari berpikir yang mengundang syetan untuk memperdayai nafsu kamu. Hijab hati kamu dari sesuatu selain Allah SWT, bila kamu sudah bisa maka jilbab yang kamu pakai akan menyinari hati kamu, itulah hakekat jilbab.


Annisa : Ibu, aku jadi jelas sekarang dari arti jilbab, mudah mudahan aku bisa pakai jilbab, namun bagaimana aku bisa melaksanakan semuanya.


Istri tetanggaku : Duhai Anisa bila kamu memakai jilbab itulah karunia dan rahmat yang datang dari Allah SWT yang Maha Pemberi Rahmat, yang Maha Penyayang, bila kamu mensyukuri rahmat itu kamu akan diberi kekuatan untuk melaksanakan amalan amalan jilbab hingga mencapai kesempurnaan yang diinginkan Allah SWT.


Duhai Anisa, ingatlah akan satu hari dimana seluruh manusia akan dibangkitkan dari kuburnya. Ketika ditiup terompet yang kedua kali, pada saat roh roh manusia seperti anai anai yang bertebaran dan dikumpulkan dalam satu padang yang tiada batas, yang tanahnya dari logam yang panas, tidak ada rumput maupun tumbuhan.


Ketika tujuh matahari didekatkan di atas kepala kita namun keadaan gelap gulita. Ketika seluruh Nabi ketakutan. Ketika ibu tidak memperdulikan anaknya, anak tidak memperdulikan ibunya, sanak saudara tidak kenal satu sama lain lagi, kadang satu sama lain bisa menjadi musuh, satu kebaikan lebih berharga dari segala sesuatu yang ada di alam ini.


Ketika manusia berbaris dengan barisan yang panjang dan masing masing hanya memperdulikan nasib dirinya, dan pada saat itu ada yang berkeringat karena rasa takut yang luar biasa hingga menenggelamkan dirinya, dan rupa rupa bentuk manusia bermacam macam tergantung dari amalannya, ada yang melihat ketika hidupnya namun buta ketika dibangkitkan, ada yang berbentuk seperti hewan, ada yang berbentuk seperti syetan, semuanya menangis, menangis karena hari itu Allah SWT murka, belum pernah Allah SWT murka sebelum dan sesudah hari itu, hingga ribuan tahun manusia didiamkan Allah SWT dipadang mahsyar yang panas membara hingga Timbangan Mizan digelar itulah hari Yaumul Hisab.


Duhai Annisa, bila kita tidak berusaha untuk beramal dihari ini, entah dengan apa nanti kita menjawab bila kita di sidang oleh Yang Maha Perkasa, Yang Maha Besar, Yang Maha Kuat, Yang Maha Agung, Allah SWT. Di Yaumul Hisab nanti! Di Hari Perhitungan nanti!!


Sampai disini aku baca diarynya karena kulihat, berhenti dan banyak tetesan airmata yang jatuh dari pelupuk matanya, Subhanallah, kubalik lembar berikutnya dan kulihat tulisan, kemudian kulihat tulisan kecil di bawahnya: buta, tuli dan bisu, wanita yang tidak pernah melihat lelaki selain muhrimnya, wanita yang tidak pernah mau mendengar perkara yang dapat mengundang murka Allah SWT, wanita yang tidak pernah berbicara ghibah, ghosib dan segala sesuatu yang mengundang dosa dan sia sia tak tahan airmata ini pun jatuh membasahi diary.


Itulah yang dapat saya baca dari diarynya, semoga Allah SWT menerima Adikku disisinya, Amin , Subhanallah.


Bapak-Bapak, Ibu-ibu, Saudara-Saudaraku, adik-adikku dan semua kaum muslimah yang dimuliakan oleh Allah SWT dimanapun engkau berada. Saya mengharap kisah nyata ini bisa menjadi iktibar, menjadi pelajaran bagi kita , bagi putri-putri kita semua. Semoga meresap dihati yang membacanya dan semoga Allah SWT senantiasa memberi petunjuk, memberi Rahmat, hidayah bagi yang membaca dan menghayatinya.


Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan iman kita untuk menjalankan (memenuhi) segala perintah-Nya dan menjauhi segala apa-apa yang dilarang-Nya, dan mendapat derajat takwa yang tinggi, selamat didunia sampai di akhirat nanti, mendapat pertolongan dan syafa'at di hari yaumul hisab dan mendapat surga yang tinggi, amien. Wallaahu a'lam bish shawab, billaahi taufik wal hidayah.


Barakallahufikum..semoga bermanfaat

Wassalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh.

-------------------------------------------------------


tulisannya mba Ifta Istiany



-------------------------------------------------------

notes ini untuk diriku, dirimu, dan wanita muslimah spesial yang terus ingin menjadi sosok yang baik dimata Allah SWT ^^

bagaimana teman"???

mau berusaha menjemput hidayahNYA

mau komitmen merindukan hidayahNYA

hikmah dari notes ini menjadi cambukan lagi untuk aku, untuk terus memperbaiki diri

dan aku ingin bersama kalian mencapai keridhoan Allah SWT :)


aku mencintaimu karena Allah ^^
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs465.ash2/73831_1499839256175_1239964523_31087220_1557417_n.jpg
kamu cantik dimata Allah :

Jumat, 17 Desember 2010

Dear tO my parents

Ya Allah,,,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka
Perindahlah ucapanku di depan mereka
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkan hatiku untuk mereka.......

Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya,
atas didikan mereka padaku dan Pahala yang
besar atas kasih sayang yang mereka limpahkan padaku,
peliharalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku.

Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan
atau kesusahan yang mereka deritakan kerana aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka kerana perbuatanku,
maka jadikanlah itu semua penyebab susutnya
dosa-dosa mereka dan bertambahnya pahala
kebaikan mereka dengan perkenan-Mu ya Allah,
hanya Engkaulah yang berhak membalas
kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.

Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.
Tetapi jika sebaliknya, maka izinkanlah aku
memberi syafa'at untuk mereka,
sehingga kami semua berkumpul bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta rahmat-Mu.
Sesungguhnya Engkaulah yang memiliki Kurnia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir
dan Engkaulah yang Maha Pengasih diantara semua pengasih.


Amin Ya Rabbul Alamin..

Senin, 13 Desember 2010

Sahabatku………
Seberat apapun masalahmu
Sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari dari knyaatan yang bersembunyi
Agar kau tak akan bertemu dengannya atau agar kau bisa menghindar darinya
     Karena sahabat….
     Seberapa jauhpun kau berlari
     Dan sedalam apapun kau bersembunyi
     Dia pasti akan menemuimu
     Dalam sebuah episode kehidupanmu
Sahabatku……
Alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
Persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
Dan mengkilapnya lantai nuranimu
Hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan
         Sahabat…….
Dengan begitu
Sepulangnya ia dari rumahmu
Akan kau dapati
Dirimu menjadi sosok yang tegar
Dalam semua keadaan
Dan kau pun akan mampu dan lebih berani
Untuk melewati lagi deraan kehidupandan
..............yakinlah sahabt
     Kaupun akan semakin bisa bertahan
     Kala badai cobaan itu menghantam

Sabtu, 04 Desember 2010

m

Andai malam ini
Kau berada di dekatku
Menemaniku dalam
Kesunyian cintaku
Mengajak bercanda tawa
Dengan sepenuh hatimu ........
            Aku tau mendapatkan cintamu
Bagai memeluk sang bulan purnama
            Pengorbanan cinta yang agung
Kau pertaruhkan untukmu
Demi mendapatkan
Butir-butir cintamu
         Mencintaiku dengan setulus hatimu
Dan ku yakin kelak waktu yang akan
Menjawab semua