- A. Sekilas Tentang CCT / PCT
- 1. Tujuan Konseling
Untuk mencapai tujuan ini diperlukan beberapa syarat yakni:
- Kemampuan dan keterampilan teknik konselor.
- Kesiapan klien untuk menerima bimbingan.
- Taraf intelegensi klien yang memadai.
- Proses Konseling
- 2. Berikut ini tahap-tahap konseling terapi terpusat pada klien.
- Klien datang kepada konselor atas kemauan sendiri. Apabila klien datang atas suruhan orang lain, maka konselor harus mampu menciptakan situasi yang sangat bebas dan permisif dengan tujuan agar klien memilih apakah ia akan terus minta bantuan atau akan membatalkannya.
- Situasi konseling sejak awal harus menjadi tanggung jawab klien, untuk itu konselor menyadarkan klien.
- Konselor memberanikan klien agar mampu mengemukakan perasaannya. Konselor harus bersikap ramah, bersahabat dan menerima klien sebagaimana adanya.
- Konselor menerima perasaan klien serta memahaminya.
- Konselor berusaha agar klien dapat memahami dan menerima keadaan dirinya.
- Klien menentukan pilihan sikap dan tindakan yang akan diambil (perencanaan)
- Klien merealisasikan pilihannya itu.
- 3. Teknik Konseling
Penekanan masalah ini adalah dalam hal filosofis dan sikap konselor ketimbang teknik, dan mengutamakan hubungan konseling ketimbang perkataan dan perbuatan konselor. Implementasi teknik konseling didasari oleh paham filsafat dan sikap konselor tersebut. Karena itu teknik konseling Rogers berkisar antara lain pada cara-cara penerimaan pernyataan dan komunikasi, menghargai orang lain dan memahaminya (klien). Karena itu dalam teknik amat digunakan sifat-sifat konselor berikut:
- Acceptance artinya konselor menerima klien sebagaimana adanya dengan segala masalahnya. Jadi sikap konselor adalah menerima secara netral.
- Congruence artinya karakteristik konselor adalah terpadu, sesuai kata dengan perbuatan dan konsisten.
- Understanding artinya konselor harus dapat secara akurat dan memahami secara empati dunia klien sebagaimana dilihat dari dalam diri klien itu.
- Nonjudgemental artinya tidak member penilaian terhadap klien, akan tetapi konselor selalu objektif.
- B. Daftar Pustaka
Corey, Gerald. (2009). Konseling dan Psikoterapi. Aditama:Bandung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar