Senin, 03 Oktober 2011

Internet


Sejarah Internet
            Internet awalnya merupakan suatu rencana dari depertemen pertahanan Amerika serikat (US Departement of Defense) pada sekitar tahun 60’an. Dimulai dari suatu proyek yang dinamakan ARPANET atau Advance Research Agency Network.
            Beberapa universitas di amerika serikat, diantaranya UCLA, Stanford UC santa Barbara dan University of Utah, diminta bantuan dalam mengerjakan proyek ini dan awalnya telah berhasil menghubungkan 4 komputer di lokasi universitas yang berbeda tersebut.
            Perkembangan APARNET ini cukup pesat jika dilihat perkembangan komputer pada saat itu. Sebagai gambarannya pada tahun 1977, ARPANET telah menghubungkan lebih dari 100 mainframe komputer dan saat ini terdapat sekitar 4 juta host jaringan yang terhubung dalam jaringan ini.
            Jumlah sebenarnya dari komputer yang terhubung tidak dapat diketahui dengan pasti, karena perkembangan jumlah komputer yang terhubung dengan suatu jaringan semakin lama semakin besar.
            Karena perkembangan sangat pesat, jaringan komputer ini tidak lagi dapat disebut sebagai ARPANET karena semakin banyak komputer dan jaringan –jaringan regional yang terhubung. Konsep ini yang berkembang dan dikenal sebagai konsep internetworking. Oleh karena itu, istilah internet ini menjadi semakin populer, dan orang menyebut jaringan besar komputer tersebut dengan istilah internet.
Alamat IP
Sebuah alamat IP terdiri atas sebuah angka biner 32-bit, yang menggambarkan lokasi jaringan hingga komputer dalam jaringan tersebut yang harus dicapai. Dari sanalah Router memilih jalur yang paling menguntungkan. Artinya, Internet menentukan sendiri jalan “melalui” banyak jaringan yang tergabung antara dua tempat, sehingga hampir tak mungkin merusak media komunikasi ini. Bila misalnya sebuah kabel penghubung rusak oleh pekerjaan galian tanah, INTERNET mengalihkan pengiriman paket ke jalur lain. Hal ini disebut Dynamic Rerouting.
Domain
            Nama Doamin (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasikan nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Nama domain berfungsi untuk memudahkan pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain itu juga dipakai untuk mengigat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai IP address. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya “wikipedia.org” nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website.
Pengertian DNS(Domain Name System)

            Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
1.      Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
2.      Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
3.      Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet
maupun di Intranet.

Men-Struktur DNS 
Domain Name Space merupakan sebuah hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama, yang terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya:
a) Root Level Domain
            Domain ditentukan berdasarkan tingkatan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut dengan level. Level paling atas di hirarki disebut dengan root domain. Root domain di ekspresikan berdasarkan periode dimana lambang untuk root domain adalah (“.”).
b) Top Level Domain (TLD)
            Top Level Domain adalah domain pada level teratas di bawah root (.). Ada tiga pengelompokkan Top Level Domain:
1. Domain Generik
Terdiri atas 7 domain yaitu :
a. com
       Untuk organisasi komersial. contoh: ibm.com, sun.com.
 b. net
       Untuk organisasi/perusahaan penyedia layanan jaringan/Internet. contoh: internic.net, nsf.net.
 c. gov
       Untuk lembaga/organisasi pemerintahan. contoh: whitehouse.gov, nasa.gov.
 d. mil
       Untuk badan/organisasi militer. contoh: army.mil.
 e. org
       Untuk organisasi non-komersial. contoh: linux.org.
 f. edu
       Untuk lembaga pendidikan. contoh: mit.edu, berkeley.edu.
g. int
       Untuk organisasi Internasional. contoh: nato.int.

Selain 7 domain di atas ada lagi 7 domain baru dari ICANN (www.icann.org) yaitu:

h. aero
       Untuk industri atau perusahaan udara.
i. biz
       Untuk perusahaan atau lembaga bisnis.
j. coop
       Untuk perusahaan atau lembaga kooperatif
k. info
       Untuk penggunaan umum.
l. museum
       Untuk museum.
m. name
       Untuk registrasi bagi penggunaan individual/personal.
n. pro
       Untuk para profesional seperti: akuntan, dan lain-lain.

buat koneksi internet
Cara menghubungkan diri ke internet dari komputer pribadi, adalah dengan cukup dengan digunakan konfigurasi sebagai berikut:
·         Seperangkat komputer, misalnya PC (personal komputer)
·         Modem yang sesuai dengan perangkat komputer, misalnya dengan kecepatan 56 Kbps
·         Saluran telepon, kualitas suara yang cukup baik
·         Software komunikasi dan protokol TCP/IP;
·         Menjadi anggota dari ISP;
·         Software aplikasi internet, misalnya Web browser, Mail, FTP dan sebagainya

Ketika menjadi ISP biasanya kita akan mendapatkan account dan pasword yang akan menjadi kunci kita untuk melakukan hubungan dengan ISP.
Kemudian hal yang biasa dilakukan adalah melakukan dial-up ke ISP dengan menggunakan software komunikasi, tapi kalau di Microsoft Windows biasanya menggunakan program Dial Up Networking. Kemudian disitu kita diminta untuk mengisikan nomor telepon ISP yang biasanya diberikan pada waktu kita mendaftar anggota dan mengisikan pasword. Setelah proses log-in sukses berarti kita akan memulai menjelajahi dunia internet.
 BANDWITH
Bandwith adalah kecepatan transmisi data, dalam satuan bit perdetik. Semakin besar bandwith maka semakin cepat transmisi datanya. Contoh untuk komunikasi data dengan jaringan Ethernet mempunyai kecepatan 10-100 Mbps. modem telepon mempunyai beberapa jenis dengan kecepatan transmisi mulai dari 14,4-56 Kbps, leased line, microwave radio, sattelite dapat mempunyai kecepatan transmisi lebih besar lagi, misalnya Universitas Gunadarma mempunyai leased line dengan bandwith 256 Kbps. Dengan kata lain, semakin besar bandwith, maka semakin cepat transmisi data yang dilakukan antara kedua lokasi komputer tersebut.
Dan perlu di ingat juga, bahwasa semakin besar bandwith yang digunakan maka akan semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan, karena tarif sewa bandwith tidak bisa dibilang murah. Sebagaimana gambaran paling sederhana adalah jika kita menggunakan saluran telepon sebagai media komunikasi, maka bandwith yang mungkin besar adalah sebesar bandwith modem yang digunakan, tarif biaya sewanya adalah sama denagn tarif menggunakan telepon lokal selama waktu yang digunakan untuk koneksi.
Internet Service Provider (ISP)
Adalah suatu perusahaan atau badan baik pemerintah atau swasta yang dapat memberikan fasilitas layanan koneksi ke jaringan yang terhubung kepadanya.
ISP yang ada saat ini dapat berupa ISP yang bersifat tertutup dan ISP yang bersifat umum. ISP yang bersifat tertutup adalah lembaga atau badan yang hanya melayani atau dapat memberikan fasilitas jaringan internet kepada jaringan lokal dari lembaga atau badan tersebut. Contohnya terdapat pada beberapa departemen pemerintahan, lembaga penelitian, perusahaan, ataupun lembaga pendidikan seperi Universitas Gunadarma. Pemakai komputer yang terhubung juga terbatas.
Selain daripada itu, saat ini telah banyak terdapat ISP yang bersifat umum atau dapat memberikan layanan kepada masyarakat luas baik pribadi maupun lembaga yang ingin terkoneksi dengan jaringan internet. ISP jenis ini bersifat komersial, yaitu menjual jasa layanan koneksi jaringan internet. Saat ini telah cukup banyak ISP seperti ini, Contohnya adalah: CBNNet, IndosatNet, RadNet, D-Net, TelkomNet, WasantaraNet, dan  LinkNet.  
Tidak semua ISP ini mempunyai hubungan langsung dengan jaringan internet diluar negeri atau umumnya Amerika Serikat karena memang disana jaringan internet awalnya dan berkembang sangat pesat. Hanya ISP yang besar yang mempunyai hubungan langsung, karena memang biaya koneksi langsung ke luar negeri ini cukup mahal.
FTP (File Transfer protokol)
Aplikasi yang dapat mengirim dan mengambil data yang disimpan dalam bentuk file, digunakan aplikasi FTP antara pemakai dengan FTP server. Dan dengan adanya aplkasi ini, bisa dimungkinkan untuk di upload dan download data dalam format dan berbentuk file seperti misalnya data aplikasi, gambar dan database.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar