Kamis, 07 April 2011

Gerhana Matahari Cincin 15 Januari 2010

  Pada hari Jumat, tanggal 15 January 2010 terjadi gerhana matahari yang kebetulan melewati Indonesia. Gerhana matahari kali ini bukan gerhana matahari total, tetapi gerhana matahari cincin. Namun gerhana kali ini dapat dinikmati oleh kita yang tinggal di Sumatra, Jawa Barat- Jawa Tengah dan Kalimantan.

     Pandangan gerhana matahari cincin ini akan optimum hanya terlihat di Srilangka dan China.
Nah supaya tidak ketinggalan untuk menikmati gerhana ini silahkan simak kapan kita dapat menikmatinya. Silahkan donload disini :

Bagaimana gerhana matahari itu terjadi ?

Gerhana matahari itu terjadi akibat bulan berada segaris dengan matahari, sehingga cahaya matahari tertutupi oleh bulan.
Disebelah kanan ini grafis yang memperlihatkan bagaimana bulan menutupi matahari. Ketika bulan lebih dekat ke bumi maka matahari akan tertutup sepenuhnya yang menyebabkan gerhana matahari total di tengah (A), dan gerhana sebagian di pinggir (A). Sedangkan pada saat bulan agak lebih jauh, maka bulan akan berada ditengah cahaya matahari yang menyebabkan gerhana matahari cincin di bagian tengah (B), dan terlihat gerhana sebagian di pinggirannya (C).
Gerhana hari Jumat besok merupakan gerhana anular (gerhana matahari cincin). Gerhana matahari cincin terjadi saat Bulan berada jauh dari bumi sehingga piringannya terlihat kecil dan tidak dapat menutupi seluruh piringan matahari. Piringan matahari yang tertutup oleh piringan Bulan hanya bagian tengahnya saja, sehingga bagian pinggir matahari tidak tertutup. Oleh karena itu piringan matahari akan terlihat dari muka bumi seperti lingkaran cincin yang bercahaya. Pada tanggal 15 Januari 2010 akan terlihat seperti gambar kanan, tetapi di Indonesia hanya teramati pinggirannya saja seperti gambar C.
Peristiwa gerhana memang saat ini mudah sekali diramalkan karena pengetahuan astronomi sudah sangat berkembang serta alat-alat pengukuran dan pengamatannyapun sudah semakin canggih.

Ilmuwan Temukan Planet yang Lebih Panas dari Bintang

STAFFORDSHIRE:
Para ahli astronomi telah menemukan planet terpanas. Bahkan lebih panas dari bintang.
Planet tersebut diprediksi merupakan sebuah gas raksasa dengan suhu mendekati 3.200 derajat celsius. Suhu tersebut dikatakan melebihi suhu panas milik beberapa bintang.

Para ahli astronomi temukan planet bernama WASP-3b, yang berukuran 1,4 dari planet Jupiter, yang mengorbit dengan bintang induk dengan jarak kurang dari 7 persen jarak planet Merkurius dengan matahari. Demikian seperti yang dikutip dari New Scientist, Rabu (19/1/2011).

Planet WASP-33b mengorbit mengelilingi bintangnya setiap 29 setengah jam. Meski orbit planet WASP-33b bukanlah orbit terdekat suatu planet dengan bintang tapi bintang induk WASP-33b diketahui terlalu panas untuk menaungi sebuah planet. Bintang tersebut memiliki temperatur 7.160 derajat celcius, jauh lebih panas dari matahari kita, yang mana suhu permukaannya berkisar 5.600 derajat celcius.

Kombinasi dari dekatnya jarak orbit serta temperatur yang tinggi dari bintang induk, memanaskan planet WASP-33b hingga mendekati suhu 3.200 derajat celcius, menurut pengukuran infra merah terbaru melalui kamera di William Herschel Telescope di Canary Islands, Afrika.

Suhu yang panas dari planet WASP-33b lebih tinggi dari beberapa bintang merah. Lalu suhu planet WASP-33b juga lebih panas 700 derajat celcius dari planet WASP-12b, yang mana memiliki temperatur 2.300 derajat celcius.

Penelitian ini dipimpin oleh Alexis Smith dari Keele University di Staffordshire, Inggris.
(srn)

Sumber:Okezone